Ungkapan Syukur atas Hasil Panen Padi Ladang di Mahak Baru

1775102258157.jpeg

Mahak Baru, 20 Maret 2026 Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti Balai Desa Mahak Baru dalam perayaan syukuran panen yang dihadiri oleh seluruh masyarakat Desa Mahak Baru dan Desa Dumu Mahak. Kegiatan ini menjadi momen penting yang tidak hanya menandai berakhirnya musim panen, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.

Syukuran panen ini merupakan tradisi turun-temurun yang terus dilestarikan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil ladang yang telah diperoleh. Warga dari kedua desa turut berpartisipasi aktif dalam rangkaian acara, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan.

Salah satu kegiatan utama dalam acara ini adalah pembuatan lemang, makanan khas yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dalam bambu. Lemang yang dibuat oleh masing-masing keluarga kemudian dikumpulkan di balai desa untuk dinikmati bersama. Tradisi ini mencerminkan nilai gotong royong dan kebersamaan yang masih sangat kuat di tengah masyarakat.


Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan penampilan tari-tarian adat suku Dayak yang memukau. Tarian ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sebagai upaya pelestarian budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Tidak kalah penting, kegiatan ini juga diisi dengan sesi penyampaian nasihat dan arahan kepada masyarakat. Nasihat tersebut disampaikan oleh Kepala Adat Besar Kecamatan, kepala adat dari masing-masing desa, serta kepala desa Mahak Baru dan Dumu Mahak.

Dalam arahannya, para tokoh adat menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan nilai-nilai moral di tengah masyarakat. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah larangan keras terhadap penjualan minuman keras dan kebiasaan mabuk-mabukan di wilayah Desa Mahak Baru dan Desa Dumu Mahak. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk mematuhi aturan dalam pengelolaan ladang agar tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Aparat desa turut memberikan penjelasan terkait ketentuan harga jual hasil produksi serta tarif transportasi, guna menciptakan kestabilan ekonomi dan keadilan bagi seluruh warga.

Kegiatan syukuran panen ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana edukasi dan penguatan nilai-nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kearifan lokal yang terus dijaga, diharapkan kedua desa dapat terus berkembang secara harmonis dan sejahtera.

Acara ditutup dengan makan bersama yang berlangsung penuh keakraban, menjadi simbol persatuan dan rasa syukur yang mendalam dari seluruh masyarakat yang hadir.

Bagikan post ini: